diposkan pada : 14-05-2018 03:14:27 Pelakor

Kepada kaum hawa, terlalu banyak ujian untuk kaum hawa. Semoga artikel ini bermanfaat buat kita. Buat kaum Adam, kamu juga pasti tak mau orang yang kamu sayangi ( seperti saudara, kerabat lalu lain sebagainya) melawan salah satu siksaan di bawah ini.

Sayidina Ali R. A menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Kemudian keduanya bertanya mengapa Rasul menangis.

Beliau menjawab, “ Pada malam aku di-isra’- kan, aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan bermacam siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang amat berat serta mengerikan siksanya.

Putri Rasulullah kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya. “Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih.Aku menyaksikan juga ada seorang wanita digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang serta timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.

Aku lihat perempuan tergantang kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.

Serta aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka. Lalu aku menyaksikan pula seorang perempuan yang dengan azab muka hitam, memakan tali perutnya sendiri.

Aku lihat perempuan yang telinganya pekak serta matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak serta kusta.

Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti ANJING, sedangkan api masuk melewati mulut dan keluar dari duburnya sementara malikat memukulnya dengan pentung dari api neraka, ”kata Nabi.

Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu?

Rasulullah menjawab, “Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih yaitu wanita yang gak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.

Perempuan yang digantung susunya yaitu istri yang ‘mengotori’ tempat tidurnya.

Perempuan yang tergantung kedua kakinya yaitu perempuan yang gak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, serta perempuan yang gak mau mandi suci dari haid dan nifas.

Perempuan yang memakan badannya sendiri yaitu karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya serta suka mengumpat orang lain.

Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang yang kepada orang lain bersolek serta berhias supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.

Perempuan yang diikat kedua kaki serta tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular lalu kalajengking padanya karena ia bisa shalat tapi gak mengamalkannya lalu gak mau mandi junub.

Perempuan yang kepalanya seperti babi serta badannya seperti himar yaitu tukang umpat serta pendusta.. Perempuan yang menyerupai anjing yaitu perempuan yang suka memfitnah serta membenci suami. ”

Mendengar itu, Sayidina Ali serta Fatimah Az-Zahra pun turut menangis. Serta inilah peringatan kepada kaum perempuan.

Sampaikanlah artikel ini kepada wanita lainnya. Semoga bermanfaat. Amin ya robbal alamin

Artikel lainnya »